over time cult

Yoghurt red itupun terasa gak berasa hari ini, 16 pucuk sampoerna mild telah juga tertebas dengan menggila, asbak pun terasa penuh sesak kali ini. Sudah 2 hari ini tidur terasa harus saya dapatkan dengan harga premium, begitulah saya mendapati saya harus kerja di wiken ini. Berbicara tentang kerja di luar jam kerja normal, atau kerja lembur, klo orang yang gaul biasanya memanggil dengan nama overtime. Setiap kepala mempunyai perspektif yang heterogen dalam menyikapi lembur, ada yang suka karena ada tambahan uang gaji, ada juga yang gak suka karena mengganggu jam istirahat. Apa itu istirahat, saya sendiri belum bisa memaknai kata-kata ‘istirahat’ dengan betul, jadi biarkanlah lewat tanpa babibu…

Tentang lembur terdapat aturan yang lumayan jelas untuk ini, menculik dan mencuplik dari sini tentang KEP MEN NOMOR KEP-102/MEN/VI/2004 TAHUN 2004 TENTANG WAKTU KERJA LEMBUR DAN UPAH KERJA LEMBUR, lembur adalah:

1. Waktu kerja lembur adalah waktu kerja yang melebihi 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau 8 (delapan) jam sehari, dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan Pemerintah.

sedangkan lama waktu lembur sendiri maksimal 3 jam sehari dan 14 jam dalam 1 minggu, sedangkan besarannya sendiri bisa beragam, tapi untuk menghitung upah lembur sejam dipergunakan perhitungan 1/173 upah sebulan. Jadi misalnya gaji saya adalah 1.500.000 perbulan maka upah lembur saya sejam adalah 1/173 X 1.500.000 =  1500 rupiah. Walaupun begitu hari dimana anda lembur juga sangat berpengaruh, misalnya lembur di wiken maka dipastikan uang lembur anda lebih banyak daripada pada saat weekdays, simaklah ini untuk lebih detilnya :

Pasal 11
Cara perhitungan upah kerja lembur sebagai berikut:
a apabila kerja lembur dilakukan pada had kerja:
a.1 untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1,5 (satu setengah) kali upah sejam;
a.2 untuk setiap jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2 (dua) kali upah sejam.
b apabila kerja lembur dilakukan pada had istirahat mingguan dan/atau had libur resmi untuk waktu kerja 6 (enam) had kerja 40 (empat puluh) jam seminggu maka
b.1 perhitungan upah kerja lembur untuk 7 (tujuh) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam, dan jam kedelapan dibayar 3 (tiga) kali upah sejam dan jam lembur kesembilan dan kesepuluh 4 (empat) kali upah sejam;
b.2 apabila had libur resmi jatuh pada had kerja terpendek perhitungan upah lembur 5 (lima) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam, jam keenam 3 (tiga) kali upah sejam dan jam lembur ketujuh dan kedelapan 4 (empat) kali upah sejam.
c apabila kerja lembur dilakukan pada had istirahat mingguan dan/atau had libur resmi untuk waktu kerja 5 (lima) had kerja dan 40 (empat puluh) jam seminggu, maka perhitungan upah kerja lembur untuk 8 (delapan) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam, jam kesembilan dibayar 3 (tiga) kali upah sejam dan jam kesepuluh dan kesebelas 4 (empat) kali upah sejam.

jadi silahkan dihitung sendiri saja, besaran gaji plus uang lembur, cukup dan enggaknya duit kita bukan masalah besar ato kecilnya nominal, tapi bagaimana kita belajar mensyukuri apapun yang telah kita dapat.

selamat 17 agustus 2009, selamat 64 tahun negaraku merdeka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s