sore pagi

Ada yang membuka katup airmata, ada yang menukikkan dengkul sore ini, ada yang membuat sunyi turunan tangga keramik itu, ada yang meminggirkan dan membisukan semua kepala yang berdiri gagah itu, kerdil semua terasa. Senyap sekaligus hingar bingar, ramai, amukan tak terlihat yang akan bisa mendudukkan pantat di lengkungan bar hitam putih, kesenyapan dan rintihan airmata yang membuat betapa tak terencana dunia ini yang harus dikagumi.

Kekaguman pada yang bisa membuat airmata ini ada dan mengalir, kekaguman pada brutalnya kesatuan dari dua perbedaan dan disatukan.

Ada perih terasa dan malu
Ada harapan untuk bisa memegang keagungan lekuk sempurna
Pagi bulan depan, semoga tak lama lagi, aku berdiri di sebuah tempat yang selalu baru…pagi bulan depan, sore menjelang malam ini.

Terimakasih kepada pembuat derungan hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s