tiga delapan menit

diseduhkannya mug kopi itu
lama waktu aku akan tak melihatmu
tak puaskan dulu saya memindai bentuk wajahmu
dan dia bukan siapa-siapa malam ini
dan dari dulu sampai nanti
aku kemudia jadi terbayang
siapa-siapa itu..
begitu ia tidak tega untuk bilang itu
karena lama ia tak akan bisa membuatkan sarapan pagi

derai-derai rangkaian bulir airmata sudah terangkai dengan genap

kalau tidak begitu, manusia tak akan bisa memaknai
paruh hidupnya bersama ibunya

ah saya terlalu berlarut pagi ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s